Sementara itu pengakuan mencengangkan keluar dari tiga narapidana ini. Mereka mengaku dipaksa untuk melakukan penipuan dan pemerasan dimana hasilnya akan disetorkan kepada sipir lapas.
Praktik penipuan dan pemerasan telah dilakukan oleh hampir semua warga binaan dengan sasaran penipuan dan pemerasan perempuan. Para napi ditargetkan untuk menghasilkan uang dari hasil pemerasan yang dilakukannya.
Pengaturan jadwal aksi mereka dilakukan dengan sistem koordinator blok atau biasa disebut RW. Setiap RW dalam sepekan diharuskan menghasilkan uang hasil pemerasan hingga Rp240 juta per minggu.
Kasus ini terus didalami Satreskrim Polrestabes Bandung dan masih mengumpulkan keterangan dari beberapa koordinator napi. Diduga sindikat ini juga melibatkan para petugas di lapas khusus narkotika tersebut.
Video Editor: Widya Lisfianti
Editor: Dani M Dahwilani