SIDOARJO, iNews.id - Sebanyak 389 santri di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dugaan sementara mengarah pada menu yang diproduksi oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kali Tengah, Tanggulangin, Sidoarjo.
Para santri mengalami sejumlah keluhan seperti pusing, mual, hingga lemas. Mereka kemudian mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan, baik rumah sakit maupun klinik.
Kasus Keracunan MBG di Sidoarjo: 516 Santri Terdampak, Operasional SPPG Resmi Ditutup
Kasus ini bermula setelah sejumlah santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, dilaporkan mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi makanan program MBG.
Awalnya, muncul dugaan makanan penyebab berasal dari sajian lain yang dikonsumsi para santri di lingkungan pondok pesantren. Namun, setelah dilakukan penelusuran, ditemukan adanya penerima manfaat MBG dari lembaga pendidikan lain yang juga mengalami keluhan serupa.
Puluhan Siswa Keracunan MBG, SMP-SMA Tri Bakti Sidoarjo Diliburkan
Wakil Gubernur JatimEmil Dardak mengatakan, pihak pesantren memastikan tidak ada penyajian makanan secara massal selain program MBG yang diberikan kepada para santri.