JAKARTA, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melancarkan serangan ke Venezuela pada Sabtu (3/1/2026). Dalam operasi tersebut, Presiden Venezuela Nicolas Maduro bersama istrinya dilaporkan ditangkap oleh pasukan AS.
Dalam konferensi pers, Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan mengambil alih kendali pemerintahan Venezuela. Namun, ia tidak merinci mekanisme pengambilalihan tersebut maupun struktur kepemimpinan yang akan dibentuk setelah penangkapan Maduro.
Trump juga menegaskan AS akan menguasai cadangan minyak Venezuela sebagai bagian dari langkah strategis pascaserangan. Venezuela diketahui memiliki cadangan minyak terbesar di dunia.
Besarnya cadangan minyak Venezuela bahkan melampaui negara-negara produsen utama seperti Arab Saudi dan Iran. Hingga kini, situasi politik dan keamanan di Venezuela masih terus menjadi sorotan dunia internasional.
Netanyahu Puji Trump usai AS Tangkap Maduro: Operasi Sempurna
Editor: Komaruddin Bagja