TOP 5, Ibunda Presiden Jokowi Wafat dan Buah Kaya Vitamin C Perkuat Imunitas

Tuty Ocktaviany ยท Jumat, 27 Maret 2020 - 21:10 WIB

JAKARTA, iNews.id - Di tengah kesibukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin bangsa melawan wabah virus corona baru (Covid-19), kabar duka datang dari kampung halamannya di Solo. Ibunda Jokowi, Sudjiatmi Notomiharjo, wafat di Solo, Jawa Tengah pada Rabu (25/3/2020), pukul 16.45 WIB.

Kabar duka tersebut langsung menyita perhatian masyarakat Indonesia dan menempati posisi pertama di iNews.id TOP 5. Mereka mengirimkan doa dan ucapan belasungkawa kepada ibunda tercinta Jokowi.

Sementara di posisi kedua terkait kabar duka dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Direktur Jenderal (Dirjen) Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Harjanto wafat di Jakarta pada Senin (23/3/2020), pukul 21.30 WIB.

Pria kelahiran Bandung 1961 ini sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional sejak Juni 2016. Selain itu, dia pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka sejak Juli 2015, Direktur Jenderal Basis Industri Manufaktur sejak April 2014, Direktur Kerjasama Industri Internasional Wilayah I dan Multilateral sejak Oktober 2010.

Harjanto menjadi Atase Perindustrian pada KBRI Brussel sejak April 2007, dan pernah menjabat sebagai Kepala Sub Direktorat Iklim Usaha pada Direktorat Industri Logam sejak Mei 2006.

Sementara terkait status Pangeran Charles yang dinyatakan positif virus corona, Rabu (25/3/2020), menempati posisi ketiga. Putra tertua Ratu Elizabeth II itu kini menjalani karantina mandiri di Skotlandia.

Kantor Charles, Clarence House, menyatakan, Prince of Wales dalam kondisi baik meskipun mengalami gejala sedang Covid-19. Pria 71 tahun itu menjalani karantina di ruang terpisah bersama istri, Camilla.

Camila juga sudah menjalani tes corona, namun hasilnya negatif. Karantina mandiri merupakan langkah antisipasi bagi Camilla karena dia sebelumnya kerap berinteraksi dengan Charles.

Masih terkait corona juga memberikan dampak pada peniadaan Ujian Nasional di Indonesia yang menempati posisi keempat TOP 5. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan meniadakan Ujian Nasional (UN) Tahun 2020.

Juru Bicara Kepresidenan, Fadjroel Rachman mengatakan, Jokowi menilai keselamatan dan kesehatan rakyat harus diutamakan di tengah penyebaran virus corona.

"Seperti yang disampaikan bahwa sistem respons Covid-19 harus menyelamatkan kesehatan rakyat, daya tahan sosial dan dunia usaha," ujar Fadjroel di Jakarta, Selasa (24/3/2020).

Dia menuturkan, peniadaan UN menjadi penerapan kebijakan social distancing (pembatasan sosial) untuk memotong rantai penyebaran virus Corona.

UN, kata dia ditiadakan untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) atau setingkat Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau setingkat Madrasah Tsnawiyah (MTs), dan Sekolah Dasar (SD) atau setingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI).

"Kebijakan peniadaan UN perlu diikuti oleh partisipasi aktif warga dalam penerapan perilaku social distancing, yaitu kerja dari rumah, belajar dari rumah dan ibadah di rumah," katanya.

Lalu di posisi kelima, yaitu mengonsumi buah-buahan yang kaya vitamin C dipercaya bisa memperkuat imunitas di tengah wabah virus corona. Kekurangan vitamin C bisa membuat Anda lebih rentan sakit. Anda bisa menemukan vitamin C lewat makanan, termasuk buah segar.

Vitamin C dikenal sebagai supernutrien peningkat kekebalan setelah Linus Pauling, peraih dua kali penghargaan Nobel, memuji manfaat zat tersebut dalam serangkaian buku.

Dilaporkan Live Science, Pauling mengklaim bahwa mengonsumsi vitamin C dosis besar tidak hanya dapat mencegah flu biasa. “Tetapi juga membantu mencegah penyakit yang lebih parah seperti kanker dan penyakit jantung,” ujarnya dikutip Minggu (22/3/2020).

Video Editor: Mochamad Nur
Cameraman: Panji Saputra

Editor : Tuty Ocktaviany