TOP 5, Polrestabes Medan Diguncang Bom dan Nasib Investasi Kampoeng Kurma

Tuty Ocktaviany ยท Jumat, 15 November 2019 - 18:22 WIB

JAKARTA, iNews.id – Ledakan yang diduga bom bunuh diri mengguncang Polrestabes Medan, Sumatera Utara, (Sumut) pada Rabu 13 November 2019, paling menyita perhatian pembaca iNews.id selama sepekan ini. Selain itu, ada beberapa topik menarik lainnya yang dirangkum dalam iNews.id TOP 5.

TOP 5 pertama, ditempati pemberitaan soal bom yang meledak di kawasan Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara (Sumut), Rabu 13 November 2019. Insiden yang diduga aksi bunuh diri ini terjadi pukul 08.45 WIB.

Sementara itu, posisi kedua ditempati dugaan kasus penipuan yang dilakukan PT Kampoeng Kurma. Imbasnya, ratusan investor mengancam bakal melaporkan perusahaan ini ke jalur hukum.

Irvan Nasrun, salah satu investor menuturkan, PT Kampoeng Kurma ditengarai menjalankan investasi bodong. Para pembeli kavling tanah sampai saat ini tidak mendapatkan kejelasan mengenai investasi yang telah mereka tanamkan.

Kemudian posisi ketiga, ditempati reaksi Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) atas pernyataan MUI Jatim yang melarang ucapan salam semua agama.

Bamsoet menilai sikap toleransi antarumat beragama perlu diutamakan dalam kehidupan sehari-hari. Sikap tersebut pun harus dikembangkan oleh para pejabat negara.

Sementara itu, posisi keempat ditempati pemberitaan tentang puluhan bangkai babi yang kembali mengambang di Sungai Bederah Medan. Akibatnya, warga yang tinggal di bantaran Sungai Bederah resah karena pembuangan bangkai babi masih terus terjadi di aliran sungai. Selain karena menimbulkan bau busuk menyengat, bangkai hewan ternak itu dikhawatirkan menjadi sumber penyakit.

Lalu di posisi kelima, yaitu Timnas U-19 lolos ke Piala Asia 2020 setelah menahan Korea Utara (Korut) 1-1. Keberhasilan Timnas U-19 berkat gol penalti yang dilakukan Bagus Kahfi pada matchday ketiga Kualifikasi Piala Asia U-19 2020 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu 10 November 2019.

Video Editor: Ifaldi Musyadat
Cameraman: Andri Setiawan

Editor : Tuty Ocktaviany