TOP 5, Reaksi Sandiaga soal Aksi Andre Rosiade dan Uniknya Nama Bayi Alhamdulillah Rejeki Hari Ini

Ahmad Islamy Jamil ยท Jumat, 14 Februari 2020 - 20:02 WIB

JAKARTA, iNews.id – Berita soal penggerebekan praktik prostitusi di salah satu hotel berbintang di Kota Padang, Sumatera Barat, yang melibatkan politikus Partai Gerindra Andre Rosiade, menyedot perhatian para pembaca iNews.id dan menempati daftar teratas TOP 5 pekan ini. Salah satunya, mengenai reaksi Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Salahuddin Uno terkait isu tersebut.

Sandiaga menilai, penggerebekan praktik prostitusi adalah tugas aparat penegak hukum. Meskipun pengawasan masalah prostitusi online termasuk salah satu tugas anggota DPR, kata dia, penindakan di lapangan tetap ranah penegak hukum. Sandi pun berharap Andre tetap konsisten menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat di DPR. Kepentingan masyarakat, menurut dia, harus menjadi perhatian utama.

Di urutan kedua, ada kabar duka dari Rumah Sakit Pusat Wuhan di Provinsi Hubei, China. Dokter Li Wenliang, dokter yang pertama kali mengungkap ancaman virus korona, meninggal akibat terinfeksi virus yang sama, Jumat (7/2/2020) dini hari.

Li termasuk orang pertama yang melaporkan adanya wabah virus korona di Hubei. Pada akhir Desember 2019, dia mendapati pasien dengan gejala mirip sindrom pernapasan akut atau SARS, wabah yang pernah menjadi malapetaka di China pada 2002-2003.

Namun, laporan Li dan delapan rekannya itu bukannya direspons dengan penyelidikan lebih mendalam oleh pihak berwenang. Mereka malah dianggap menyebarkan berita palsu. Li dan kawan-kawannya dipanggil polisi dan dipaksa meneken dokumen yang intinya mereka mengakui telah menyebarkan informasi bohong.

Netizen China mengungkapkan kesedihan dan kemarahan mereka kepada para pejabat di Hubei setelah mendengar kabar meninggalnya Dokter Li. Wargnet juga menganggap otoritas Negeri Tirai Bambu telah menyia-nyiakan waktu berharga untuk merespons virus korona dan akhirnya semua sudah terlambat. Bahkan, mereka menuduh Pemerintah China berupaya menyembunyikan wabah tersebut sampai akhirnya terungkap dan menjadi krisis kesehatan global.

Berikutnya, ada berita tetang Tohab Silaban, pengemudi yang nekat mencekik petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, Jumat (7/2/2020), lantaran tak terima ditilang. Setelah diamankan polisi, pria itu akhirnya meminta maaf dan mengaku khilaf.

Di urutan keempat, ada berita tentang pasien BPJS di Bandar Lampung yang meninggal dunia di selasar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek lantaran diduga tidak mendapat pelayanan maksimal. Detik-detik peristiwa meninggalnya pasien BPJS ini terekam video amatir warga dan viral di media sosial.

Dalam rekaman video tersebut, kedua orangtua korban berteriak histeris dan menangis karena kecewa anaknya tidak ditangani dengan baik saat dirujuk ke RSUD Abdul Moeloek. Pasien yang diketahui bernama Muhamad Rezki Mediansori (21), warga Desa Palaspasemah, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan ini merupakan pasien BPJS. Korban diduga telantar lantaran tidak mendapatkan pelayanan yang baik di rumah sakit.

Di urutan kelima TOP 5 pekan ini, ada cerita pasangan suami istri di Ngampilan Yogyakarta, Didit Saputro (39) dan Meidiana (35), yang memberikan nama unik dan tidak biasa ke anak pertama mereka. Nama bayi itu adalah Alhamdulillah Rejeki Hari Ini.

Menurut Didit, pemberian nama yang unik itu terinspirasi dari nama seni patung karya seorang pematung terkenal di Yogyakarta. Karya patung yang menceritakan tentang buruh gendong di Pasar Beringharjo Yogyakarta itu diberi nama “Rejeki Hari Ini” oleh sang pematung.

Nama patung tersebut kemudian diberikan kepada anak yang masih di dalam kandungan istrinya. Namun ditambah dengan alhamdulillah sehingga menjadi 'Alhamdulillah Rejeki Hari Ini'. Didit mengaku nama tersebut mengandung doa mendalam. Didit berharap agar sang putra kelak selalu dapat mensyukuri segala nikmat dan pemberian dari Yang Maha Kuasa.

Video Editor: Ifaldi Musyadat
Cameraman: Faisal Reza

Editor : Tuty Ocktaviany

Bagikan Artikel: