Haru! Tukang Sayur Keliling di Lampung Selatan Naik Haji usai Menabung 20 Tahun
Di balik kebahagiaan tersebut, terselip kesedihan mendalam. Sang istri, Haljariyah, yang selama ini setia mendampingi, belum bisa ikut menunaikan ibadah haji karena keterbatasan biaya.
Meski demikian, keduanya tetap menerima keadaan dengan penuh keikhlasan. Haljariyah pun melepas kepergian suaminya dengan doa agar ibadahnya berjalan lancar. Harapan masih tersimpan, suatu hari nanti mereka dapat berangkat bersama ke Tanah Suci.
Kisah perjuangan Adna mendapat apresiasi dari warga sekitar. Sumiyati, salah satu warga, mengaku terharu dan bangga dengan ketekunan Adna selama ini.
“Beliau orangnya tekun sekali. Tidak pernah mengeluh. Kami semua ikut bangga dan terharu," katanya.
Kepala Desa Karang Jaya, Rudi Hartono, juga menyebut kisah ini sebagai inspirasi bagi masyarakat.
“Ini jadi inspirasi bagi warga. Walaupun dengan keterbatasan, kalau ada niat dan usaha, pasti ada jalan," ucapnya.
Editor: Donald Karouw