Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : MUI soal Wacana Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji: Toleransi Ada Batasnya
Advertisement . Scroll to see content

Kritik Wacana Non-Muslim Jadi Petugas Haji, MUI Minta Prioritaskan Umat Islam

Selasa, 03 November 2026 - 09:49:00 WIB
Kritik Wacana Non-Muslim Jadi Petugas Haji, MUI Minta Prioritaskan Umat Islam
Wakil Ketua MUI Cholil Nafis (Dok. MUI)
Advertisement . Scroll to see content

Sebelumnya, Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak membuka peluang pelibatan masyarakat lintas agama dalam mendukung pelayanan jemaah haji Indonesia. Gagasan tersebut bertujuan memperkuat toleransi, kebinekaan dan semangat gotong royong dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Dahnil mengatakan, Indonesia merupakan negara dengan masyarakat yang majemuk. Menurutnya, keberagaman tersebut harus tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pelayanan kepada jemaah haji.

Dia menilai dukungan terhadap pelayanan jemaah tidak harus datang dari umat Islam saja. Masyarakat dari berbagai latar belakang agama juga dapat berkontribusi melalui semangat kemanusiaan dan persaudaraan.

"Fokus kita adalah memastikan jemaah haji menjadi simbol toleransi bagi umat beragama. Nantinya, petugas-petugas haji dapat melibatkan saudara-saudara kita dari kalangan Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, dan sebagainya," ujar Dahnil dalam keterangannya, dikutip Sabtu (31/10/2026).

Dahnil menjelaskan, pelibatan masyarakat lintas agama (non-muslim) menjadi salah satu cara untuk mewujudkan toleransi melalui tindakan nyata. Menurutnya, sikap saling menghormati perlu diwujudkan dalam kerja sama dan kontribusi bersama di tengah masyarakat.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut