Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Drone Kamikaze Rusia Hantam Bus Pekerja Tambang Ukraina, 15 Orang Tewas
Advertisement . Scroll to see content

10 Pengkritik Vladimir Putin yang Tewas secara Tragis, dari Jurnalis hingga Eks Agen KGB

Jumat, 25 Agustus 2023 - 03:30:00 WIB
10 Pengkritik Vladimir Putin yang Tewas secara Tragis, dari Jurnalis hingga Eks Agen KGB
Natalya Estemirova, jurnalis pengkritik Vladimir Putin yang tewas secara tragis pada 2009. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

2. Boris Berezovsky (2013)

Berezovsky merupakan orang dekat Yeltsin pada akhir 1990-an. Dia diyakini punya peran penting di balik naiknya Putin ke tampuk kekuasaan. Namun dukungannya kepada Putin tak berlangsung lama. 

Perselisihannya dengan Putin menyebabkan dia mengasingkan diri ke Inggris. Bahkan di sana dia bersumpah akan melengserkan sang presiden.

Dia juga menuduh Kremlin mendalangi pembunuhan Alexander Litvinenko, mantan perwira intelijen yang tewas diracun pada 2009. 

Berezovsky ditemukan tewas di kamar mandi rumahnya di Inggris. Di leher ada bekas jeratan tali di leher. Penyelidik setempat tak bisa menentukan penyebab kematiannya.

3. Stanislav Markelov (2009)

Markelov merupakan seorang pengacara HAM yang mewakili warga sipil Chechnya dalam kasus kejahatan oleh militer Rusia. Dia juga mewakili jurnalis yang menghadapi masalah hukum setelah menulis artikel mengkritik Putin, termasuk reporter Novaya Gazeta Anna Politkovskaya, yang dibunuh pada 2006.

Markelov ditembak oleh pria bertopeng di dekat Kremlin.

4. Anastasia Baburova (2009) 

Baburova juga seorang jurnalis dari Novaya Gazeta. Dia ditembak mati saat mencoba membantu Markelov. Pihak berwenang Rusia mengatakan, kelompok neo-Nazi berada di balik pembunuhan tersebut. Dua anggotanya dihukum atas kematian Markelov dan Baburova.

5. Sergei Magnitsky (2009)

Pengacara Sergei Magnitsky meninggal dalam tahanan polisi pada November 2009 setelah diduga dipukuli secara brutal dan tidak mendapat perawatan medis. 

Dia pernah bekerja untuk pengusaha keturunan Inggris-Amerika Serikat, William Browder, untuk menyelidiki kasus penipuan pajak besar-besaran.

Magnitsky dilaporkan ditangkap setelah menemukan bukti bahwa polisi berada di balik penipuan tersebut. Pada 2012, Magnitsky dihukum secara anumerta karena penggelapan pajak. 

Browder kemudian melobi pemerintah AS untuk menjatuhkan sanksi kepada mereka yang terkait dengan kematiannya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut