Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perang AS-Iran Diprediksi Selesai 30 April 2026, Ini Penjelasan Pengamat
Advertisement . Scroll to see content

2 Hakim Perempuan Afghanistan Ditembak Mati

Senin, 18 Januari 2021 - 09:57:00 WIB
2 Hakim Perempuan Afghanistan Ditembak Mati
Dua hakim perempuan Afghanistan ditembak mati orang tak dikenal di Kabul (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

KABUL, iNews.id - Dua hakim perempuan di Afghanistan ditembak mati orang tak dikenal di Ibu Kota Kabul, Minggu (17/1/2021) pagi. Pengemudi mereka selamat meski terluka.

Dua hakim yang belum diungkap identitasnya itu diketahui bertugas untuk Mahkamah Agung Afghanistan. Mereka dibunuh sekitar pukul 08.30 waktu setempat. Motif pembunuhan belum diketahui karena petugas masih menyelidiki.

Seorang juru bicara Taliban menegaskan kelompoknya tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut.

Namun Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menyebut Taliban atau kelompok militan lain di balik pembunuhan itu. Dia mengecam serangan terhadap warga sipil.

Ghani menegaskan teror dan kejahatan bukan solusi untuk menyelesaikan masalah di Afghanistan serta mendesak Taliban untuk menerima gencatan senjata permanen. 

Taliban membantah terlibat dalam beberapa serangan di Afghanistan, namun menegaskan para pejuangnya akan terus melenyapkan tokoh-tokoh penting pemerintah.

Meningkatnya kekerasan memperumit pembicaraan damai antara Taiban dan pemerintah yang ditengahi Amerika Serikat.

Sumber di kedua pihak mengatakan, negosiasi mungkin menghasilkan kemajuan penting setelah presiden AS terpilih Joe Biden menjabat dan mengumumkan kebijakan terbarunya terhadap Afghanistan.

AS mengurangi jumlah pasukan di Afghanistan menjadi 2.500 personel, level terendah sejak negara itu pertama kali masuk pada 2001 atau pascaserangan 11 September.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut