3 Raja Islam Terkaya Sepanjang Sejarah, Elon Musk Tak Ada Apa-apanya

Ami Heppy S · Selasa, 19 Juli 2022 - 11:01:00 WIB
3 Raja Islam Terkaya Sepanjang Sejarah, Elon Musk Tak Ada Apa-apanya
Raja Islam Terkaya Sepanjang Sejarah-Mir Osman Ali Khan (Foto: Getty Images)

JAKARTA, iNews.id - Tercatat ada beberapa raja Islam terkaya sepanjang sejarah yang memiliki harta kekayaan sangat fantastis. Harta kekayaan raja Islam ini bahkan jauh lebih banyak dibandingkan dengan kekayaan orang terkaya di dunia saat ini, Elon Musk yang memiliki kekayaan mencapai USD216,3 miliar.

Lantas, siapa saja raja Islam terkaya sepanjang sejarah? Simak ulasan iNews.id berikut ini.

Raja Islam Terkaya Sepanjang Sejarah

1. Osman Ali Khan

Osman Ali Khan merupakan pemegang gelar Asaf Jah yang ketujuh dan penguasa terakhir Hyderabad, India. Ia memimpin mulai 1911 hingga 1948.

Pada awal abad ke-20, Osman Ali Khan merupakan pria terkaya di dunia dengan total kekayaan bersih mencapai USD236 miliar. Jika dihitung dengan tingkat inflasi saat ini, kekayaan tersebut senilai dengan 2 persen pendapatan nasional Amerika Serikat.

Maka tak heran jika Osman Ali Khan masuk dalam daftar 20 orang terkaya sepanjang sejarah menurut BBC.
Selama masa kepemimpinannya, Osman Ali Khan telah berhasil memperkenalkan listrik, kereta api, jalan, hingga maskapai penerbangan.

Tak hanya itu, ia juga berhasil mendirikan Bank Negara Hyderabad dan melancarkan berbagai proyek.

2. Mansa Musa

Raja Islam terkaya sepanjang sejarah selanjutnya adalah Mansa Musa atau Musa I. Ia merupakan raja ke-10 Kerajaan Mali yang yang wilayahnya mencakup Mali dan Ghana di Afrika Barat.

Kekayaan Mansa Musa ini ditaksir mencapai USD400 miliar. Bahkan, banyak ahli sejarah yang menyebut kekayaan Mansa Musa tersebut mustahil disebutkan dalam angka karena sangat tak terhingga.

Mansa Musa berkuasa pada 1312 M setelah raja sebelumnya, ABu Bakar II pergi menjelajahi Samudra Atlantik dan tidak pernah kembali lagi.

Di bawah kepemimpinan Mansa Musa, Kerajaan Mali berkembang menjadi kerajaan terkaya di Afrika.
Dikutip dari National Geographic, kekayaan kerajaan ini berasal dari penambangan garam dan emas yang sangat melimpah. 

Berdasarkan keterangan ahli sejarah dari Ferrum College, Richard Smith, Kerajaan Mali merupakan produsen emas terbesar di dunia pada masanya. Mali mampu menghasilkan satu ton emas setiap tahun. Emas tersebut lalu dijual di Venesia, Genoa, dan Mesir. 
 
Kerajaan ini pada awalnya tidak terlalu dikenal di luar wilayah Afrika Barat. Hingga suatu ketika Mansa Musa pergi haji ke Mekah pada 1324 M melalui Mesir dan menimbulkan kehebohan. 

Saat itu, ia pergi dengan rombongan puluhan ribu orang dan lusinan unta, dimana masing-masing membawa 136 kilogram (300 pon) emas. Sontak saja hal ini menimbulkan kehebohan. 

Editor : Komaruddin Bagja

Halaman : 1 2

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:





Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda