4 Orang Tewas dan 195 Luka akibat Hantaman Tornado di Havana

Nathania Riris Michico ยท Selasa, 29 Januari 2019 - 12:11:00 WIB
4 Orang Tewas dan 195 Luka akibat Hantaman Tornado di Havana
Seorang warga Regla yang dilanda tornado menangis di depan rumahnya yang hancur, di Havana, 28 Januari 2019. (Foto: ADALBERTO ROQUE/AFP)

HAVANA, iNews.id - Tornado yang langka dan sangat kuat menghancurkan wilayah-wilayah Havana, Kuba hingga Senin (29/1/2019). Hingga kini, Tornado menewaskan empat orang dan melukai 195 lainya.

Tornado juga menyebabkan mobil terbalik, menumbangkan pohon, dan menghancurkan puluhan rumah warga.

Seorang warga yang terguncang, teringat akan 'teror' di malam hari mengaku mencengkeram putrinya dan berjongkok di dapur saat tornado datang menerjang pada Minggu malam.

"Seolah-olah batu jatuh -hujan es- dan saya merasakan segala sesuatu mulai jatuh. Tornado itu mengangkat seluruh atap rumah saya dan menarik semuanya," kata Canaima Hernandez (36), seraya terisak, seperti dilaporkan AFP, Selasa (29/1/2019).

Lingkungan Havandez di Havana, Regla, merupakan salah satu yang paling terdampak oleh tornado, yang menurut media pemerintah memiliki kekuatan yang sebanding dengan badai yang paling kuat.

Banyak warga memilih tetap di rumah atau mencari jalan lain agar tak melewati jalur di mana banyak kendaraan terbalik, dinding runtuh, hingga tiang lampu dan pohon yang tumbang di beberapa wilayah.

Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel, yang mengonfirmasi jumlah korban terakhir pada Senin kemarin, berkeliling di jalan-jalan kota yang gelap mengunjungi petugas darurat. Lewat Twitter, dia menyebut kerusakan akibat tornado "parah."

Di lingkungan Kota Luyano, puing-puing yang ditarik oleh badai -termasuk bagian dari balkon sebuah bangunan- menghalangi jalan-jalan.

Saat sirene darurat meraung melintasi kota, petugas pemadam kebakaran dan ambulans bergegas melakukan misi penyelamatan, lampu-lampu kendaraan mereka yang menyala menerangi area yang gelap.

Diaz-Canel mengatakan beberapa tim darurat bekerja keras untuk memulihkan daya listrik ke daerah-daerah itu.

Di rumah sakit bersalin Hijas de Galicia, staf dipaksa untuk mengevakuasi gedung karena kerusakan akibat badai.

Tornado, yang ditimbulkan oleh badai dahsyat yang berasal dari Teluk Meksiko, menghantam Kuba barat dengan kecepatan hingga 100 kilometer (60 mil) per jam.

"Penduduk pulau terbiasa dengan peringatan ini, tetapi mereka tidak menduga besarnya apa yang akan terjadi," kata Granma, harian Partai Komunis.

Orang-orang menggambarkan tornado itu memiliki "suara mesin jet," dan melaporkan bahwa mereka merasakan perubahan tekanan lingkungan saat terjangan.

"Tornado itu memerangkap saya di jalan, di mobil bersama istri dan anak-anak saya," tulis aktor Luis "Panfilo" Silva, di akun media sosialnya.

"Saya harus menghindari pohon-pohon tumbang, daerah banjir dan angin kencang sampai saya berhasil pulang. Kami mengalami ketakutan besar," tulisnya.

Editor : Nathania Riris Michico

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda