Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kejam! Parlemen Israel Sahkan UU Sita Pajak Bea Cukai Palestina
Advertisement . Scroll to see content

Abaikan Trump, Israel Terus Gempur Lebanon

Selasa, 09 Juni 2026 - 14:52:00 WIB
Abaikan Trump, Israel Terus Gempur Lebanon
Militer Israel melanjutkan serangan ke Lebanon, mengabaikan permintaan Presiden AS Donald Trump untuk meredakan eskalasi (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

BEIRUT, iNews.id - Militer Israel melanjutkan serangan ke Lebanon, mengabaikan permintaan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk meredakan eskalasi.

Serangan itu juga mengabaikan ancaman Iran yang menegaskan kembali akan menyerang negara Yahudi itu jika Lebanon digempur. Sebelumnya, Iran mengumumkan penghentian serangan ke Israel, namun akan kembali menggempur jika negara Yahudi itu terus menargetkan Lebanon. 

Serangan terbaru Israel, pada Senin malam hingga Selasa (8-9/6/2026) pagi, menewaskan setidaknya empat orang.

Kantor beritan pemerintah Lebanon, NNA, melaporkan salah satu korban tewas dalam serangan udara Israel adalah Imad Ahmad Yassin, pemilik peternakan unggas.

Serangan itu menargetkan Peternakan Unggas Yassin milik Imad di Kota Adshit, Lebanon Selatan. Korban tewas lainnya, Osama Hassan Al Khaled, remaja berusia 16 tahun, tewas dalam serangan drone di depan rumahnya di lingkungan Al Sharifa, Kota Haboush.

Selain itu dua orang tewas akibat serangan drone di Lingkungan Al Marj, Kota Kfar Rumman.

Pada saat yang sama, serangan udara juga dilakukan di Kota Nabatieh, Kfar Sir, dan daerah antara Kfar Sir dan Sir Al Gharbiya, sementara Kota Jebchit dihujani tembakan artileri. Serangan artileri juga menargetkan pinggiran kota Mansouri dan Majdal Zoun.

Juru Bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Avichay Adraee, mengeluarkan perintah pengungsian paksa terhadap warga di Lebanon.

Dalam posting-an di X, Adraee mengeluarkan peringatan kepada penduduk Kota Tyre, termasuk di Kawasan Kristen, untuk segera mengungsi.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut