Ada 1.500 'Desa Hantu' di Spanyol
Tak heran jika isu depopulasi perdesaan menjadi inti pembahasan kampanye para kandidat dalam pemilihan umum yang digelar pada April.
Hal ini diperburuk dengan rendahnya angka kelahiran di Negeri Matador itu. Data mengungkap, tingkat kesuburan di Spanyol hanya 1,3 persen pada 2017, terendah kedua di kalangan negara Uni Eropa (UE), setelah Malta.
Sementara itu kesenjangan tingkat kelahiran antara di perkotaan dan perdesaan Spanyol merupakan yang terbesar di Uni Eropa. Hal ini berdampak luas termasuk ke perekonomian, yakni kurangnya jumlah pengusaha yang kelak bisa menghasilkan lapangan kerja dan mendorong perekonomian lokal.
"Banyak ahli mengatakan, 70 persen dari populasi akan tinggal di kota-kota besar pada 2050," kata Isaura Leal, penasihat pemerintah tentang depopulasi perdesaan.
Seorang mantan warga desa, Gustavo Iglesias, mengatakan, tidak ada alasan bagi dirinya dan penduduk lain untuk bertahan di kampung.