Afrika Selatan Akan 'Redupkan' Sinar Matahari untuk Atasi Kekeringan
Menurut peneliti, cara ini bisa mengurangi kemungkinan Day Zero hingga 90 persen, yang diprediksi melanda Cape Town pada 2100.
“Temuan kami menunjukkan, menjaga suhu rata-rata global pada level di 2020 melalui SAI akan mengimbangi risiko kekeringan Day Zero hingga 90 persen yang diproyeksikan terjadi pada akhir abad, menghindari risiko kekeringan serupa dengan tingkat saat ini," kata tim peneliti.
Para peneliti menegaskan, temuan tersebut tidak boleh dilihat sebagai alternatif untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.
Cape Town mencapai posisi paling dekat dengan Day Zero pada 2017 akibat kekeringan terparah dalam 384 tahun, menyebabkan kapasitas bendungan kota di bawah 13 persen.
Saat itu penduduk kota tinggal menunggu beberapa pekan di mana keran di rumah-rumah tak bisa mengeluarkan air lagi, sehingga harus dilakukan pendistribusian sebagai jatah harian.
Namun sebagian ahli mengecam gagasan menyuntikkan gas ke atmosfer untuk mengekang efek pemanasan global. Cara itu berpotensi mengganggu sistem iklim.
Dalam makalah yang diterbitkan pada Desember 2018, kelompok advokasi sains Climate Analytics menyatakan, cara tersebut kemungkinan besar akan menjadi sumber konflik antar-negara.
Editor: Anton Suhartono