Afrika Selatan Akan 'Redupkan' Sinar Matahari untuk Atasi Kekeringan

Anton Suhartono ยท Senin, 30 November 2020 - 06:28:00 WIB
Afrika Selatan Akan 'Redupkan' Sinar Matahari untuk Atasi Kekeringan
Afrika Selatan dilaporkan akan 'meredupkan' sinar matahari untuk mengatasi kekeringan (Foto: AFP)

CAPE TOWN, iNews.id - Afrika Selatan dilaporkan akan "meredupkan" sinar matahari yang menyinari negara itu secara permanen demi mengatasai kelangkaan air. Menyusutnya persediaan air menjadi kekhawatiran di Afrika Selatan sejak beberapa tahun terakhir.

Rencana yang terdengar seperti film fiksi ilmiah itu dianggap para ilmuwan sebagai cara paling efektif untuk menyelamatkan negara dari sengatan panas musim kemarau yang mematikan.

Skema ini akan dilakukan dengan memompa sejumlah besar gas ke atmosfer di atas Kota Cape Town. Ini mengingatkan dengan film yang rilis pada 2007 meski dengan kasus sebaliknya, para ilmuwan menyalakan kembali sinar matahari yang sekarat menggunakan bom nuklir pada 2057.

Para ahli Universitas Cape Town mengatakan, rencana tersebut diharapkan mampu mengurangi krisis air di Cape Town secara signifikan.

Kekhawatiran akan datangnya 'Day Zero', saat di mana tidak ada cukup air untuk memenuhi kebutuhan semua warga, menghantui Afrika Selatan selama bertahun-tahun.

Ini diperparah dengan kondisi iklim, di mana para ilmuwan memprediksi musim kering di Cape Town akan tiga kali lipat lebih parah pada 2100.

Dalam penelitian yang diterbitkan 2 pekan lalu di jurnal Environmental Research Letters, para ilmuwan menguraikan satu cara gila untuk menghindari bencana semacam itu.

Dalam makalah, sebagaimana diterbitkan surat kabar The Mail dan Guardian, para peneliti menyarankan penyuntikan partikel gas sulfurdioksida ke atmosfer di atas Cape Town. Gas akan membentuk awan besar di atas kota yang bisa menangkis terpaan sinar matahari, sehingga kondisi di bawahnya lebih sejuk.

Editor : Anton Suhartono

Halaman : 1 2