Ajaib, Remaja Pakistan Ditemukan Hidup meski Terkubur Salju 18 Jam

Nathania Riris Michico ยท Kamis, 16 Januari 2020 - 12:57 WIB
Ajaib, Remaja Pakistan Ditemukan Hidup meski Terkubur Salju 18 Jam

Samina Bibi dirawat di sebuah rumah sakit di Muzaffarabad di Pakistan. (FOTO: Reuters /Abu Arqam Naqash)

ISLAMABAD, iNews.id - Seorang gadis berumur 12 tahun ditemukan dalam keadaan hidup pada Rabu (15/1/2020) setelah terkubur 18 jam saat salju longsor di wilayah Kashmir mengubur rumah keluarganya.

Gadis bernama Samina Bibi itu terus berteriak minta tolong saat terjebak di satu kamar di bawah timbunan salju tebal. Total korban tewas akibat salju longsor di Pakistan kini mencapai 100 orang.

Jumlah itu terus bertambah karena tim penyelamat masih melakukan pencarian korban. Lokasi longsor salju itu terletak di wilayah konflik antara Pakistan dan India.

Samina menjadi salah satu orang yang beruntung dalam musibah itu.

"Saya pikir saya akan mati di sana," kata dia, di atas tempat tidur rumah sakit di Muzaffarabad.

Dia dan puluhan korban terluka lainnya mendapat perawatan setelah diterbangkan dengan helikopter meninggalkan lokasi bencana longsor salju.

Bagi ibu Samina, Shahnaz Bibi, penyelamatan ini adalah keajaiban. Apalagi Shahnaz Bibi kehilangan satu putra dan seorang putrinya yang lain dalam musibah itu.

Setelah Shahnaz dan saudaranya Irshad Ahmad diangkat dari timbunan salju terlebih dulu, dia tak banyak berharap bahwa Samina masih hidup. Namun ternyata takdir berkehendak lain.

Samina mengaku tak dapat tidur saat dia menunggu diselamatkan. Tulang kakinya retak dan darah keluar dari mulutnya.

Bagi keluarga itu, bencana itu terjadi sangat cepat.

"Kami tidak mendengar suara longsoran salju," kata Shahnaz, sambil mengingat kembali kejadian sebelum salju menimbun rumahnya yang setinggi tiga lantai.

Di rumah itu tinggal keluarganya dan beberapa orang dari desanya yang sedang berlindung. Sebanyak 18 orang dari mereka tewas dalam musibah itu.

Samina dan keluarganya sedang berkumpul di sekitar perapian saat longsor terjadi.

"Ini terjadi dalam sekejab mata," tutur Shahnaz, pada Reuters.

Otoritas Manajemen Bencana Nasional Pakistan menyatakan, total korban tewas di Pakistan dalam dua hari terakhir mencapai 100 orang. Salju tebal diperkirakan terus turun sepanjang pekan ini.


Editor : Nathania Riris Michico