Akui Dataran Tinggi Golan Milik Israel, AS Bakal Makin Dikucilkan
DAMASKUS, iNews.id - Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Suriah Walid Al Moallem menyebut keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui Dataran Tinggi Golan sebagai wilayah Israel tidak akan berdampak apa pun.
Aktivitas di Golan akan tetap berlangsung seperti biasa. Golan kini ditinggali rakyat Suriah. Status Golan akan tetap seperti sebelumnya berdasarkan resolusi PBB.
Al Moallem justru menekankan, pengakuan Trump itu hanya akan membuat AS semakin terkucil.
"Keputusan Amerika Serikat tak akan berpengaruh apa-apa, kecuali pengucilan AS," kata Al Moallem, dikutip dari kantor berita SANA, Selasa (26/3/2019).
Sementara soal rencana selanjutnya setelah pengakuan tersebut, Al Moallem mengatakan tak seorang pun bisa menembak apa yang dilakukan AS selaku perompak.