Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland
Advertisement . Scroll to see content

Al-Qaeda Ancam Bunuh Staf Charlie Hebdo karena Cetak Ulang Kartun Nabi Muhammad

Sabtu, 12 September 2020 - 13:09:00 WIB
Al-Qaeda Ancam Bunuh Staf Charlie Hebdo karena Cetak Ulang Kartun Nabi Muhammad
Majalah satir Prancis, Charlie Hebdo, menerbitkan ulang kartun Nabi Muhammad. (foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

Macron dianggap tak jauh berbeda dengan Hollande yang memberi kebebasan untuk penerbitan ulang kartun yang menggambarkan secara buruk sosok Nabi Muhammad.

Pada 7 Januari 2015, kantor majalah Charlie Hebdo dihujani tembakan oleh dua orang pria yang diketahui bernama Said dan Cherif Kouachi menyebabkan 12 orang termasuk beberapa kartunis terkenal Prancis tewas. Kedua pelaku tewas setelah bersaksi.

Persidangan penyerangan kantor Charlie Hebdo dibuka kembali pada 2 September kemarin dan diperkirakan akan berlanjut hingga November dengan menghadirkan 14 tersangka kaki tangan tersangka.

Meskipun penerbitan kembali kartun Nabi Muhammad menuai kecaman dari banyak negara mayoritas Islam seperti Pakistan, Iran dan Turki, Direktur Charlie Hebdo Laurent Sourisseau menegaskan hal tersebut tidak akan menghalangi mereka mencetak ulang kartun tersebut.

"Jika kami melepaskan hak untuk menerbitkan kartun ini, itu berarti kami salah sejak awal," kata Sourisseau dikutip dari NDTV, Sabtu (12/9).

"Apa yang saya sesalkan adalah bagaimana hanya sedikit orang yang memperjuangkan kebebasan. Jika kami tidak memperjuangkan kebebasan kami, kami hidup seperti seorang budak dan kami mempromosikan ideologi yang mematikan," lanjutnya.

Editor: Arif Budiwinarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut