Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menko Airlangga hingga Wamendag Roro Esti Sambangi KPK, Ada Apa? 
Advertisement . Scroll to see content

Amerika Tarik Personel Militer dari Pangkalan Qatar, Serangan ke Iran Segera Dimulai?

Kamis, 15 Januari 2026 - 06:24:00 WIB
Amerika Tarik Personel Militer dari Pangkalan Qatar, Serangan ke Iran Segera Dimulai?
Amerika Serikat menarik sejumlah personel militer yang ditempatkan di Pangkalan Udara Al Udeid, Qatar (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

DOHA, iNews.id - Amerika Serikat (AS) menarik sejumlah personel militer yang ditempatkan di Pangkalan Udara (Lanud) Al Udeid, Qatar. Ini mengindikasikan serangan AS ke Iran segera terjadi.

Pangkalan yang menjadi markas pusat misi militer AS di Timur Tengah, Komando Pusat (Centcom), tersebut pernah menjadi target serangan Iran pada Juni 2025. Saat itu Iran membalas gempuran Angkatan Udara AS yang menargetkan tiga fasilitas nuklirnya.

Beberapa sumber pejabat AS mengatakan kepada CBS News, penarikan pasukan dari pangkalan Al Udeid sebagai langkah pencegahan.

Namun pemerintah Qatar menyatakan, langkah tersebut diambil sebagai respons atas meningkatnya ketegangan di kawasan saat ini.

Pemerintah Qatar akan melakukan semua langkah yang diperlukan guna menjaga keamanan dan keselamatan warga serta pendatang sebagai prioritas utama.

"Termasuk tindakan yang berkaitan dengan perlindungan infrastruktur penting dan fasilitas militer," bunyi pernyataan, seperti dikutip dari BBC, Kamis (15/1/2026).

Lanud Al Udeid, berada di lahan seluas 24 hektare di luar Ibu Kota Doha, merupakan pangkalan militer AS terbesar di Timur Tengah.

Pangkalan tersebut digunakan sebagai markas besar militer AS untuk semua operasi udara di Timur Tengah. Di dalamnya menampung sekitar 10.000 personel. Selain dari AS, beberapa personel militer Inggris juga bertugas secara bergilir.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut