Anggota Parlemen Malaysia Ajak ASEAN Bertindak Tegas ke Indonesia soal Karhutla
Syed Saddiq turut menyebut Maybank dan CIMB dari Malaysia serta DBS dari Singapura ketika membahas keterlibatan sektor keuangan dalam persoalan tersebut.
Dia mendorong agar perusahaan yang terbukti terlibat dalam pembakaran lahan menghadapi konsekuensi finansial, termasuk pembatasan akses modal.
Namun, usulan tersebut merupakan pandangan Syed Saddiq yang disampaikan dalam sidang parlemen. Belum berarti pemerintah Malaysia atau ASEAN telah menetapkan kebijakan pembatasan pendanaan sebagaimana yang dia usulkan.
Karhutla di Indonesia kerap menjadi perhatian negara-negara tetangga ketika asap kebakaran menyebar melintasi batas wilayah. Dampaknya tidak hanya dirasakan melalui penurunan kualitas udara, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari masyarakat.
Syed Saddiq menyoroti risiko yang dihadapi anak-anak ketika kualitas udara memburuk hingga mengganggu kegiatan belajar di sekolah. Kondisi tersebut, menurut dia, dapat menambah tantangan bagi keluarga yang memiliki keterbatasan akses terhadap perangkat digital dan pembelajaran jarak jauh.