Arab Saudi Borong Rudal Korsel Rp50 Triliun, Bisa Cegat Peluru Balistik dan Jet Tempur
Pada 2020, perusahaan pertahanan Amerika Serikat, Boeing, meneken kontrak dengan Saudi untuk pengadaan lebih dari 1.000 rudal udara ke darat dan anti-kapal.
Wow, Arab Saudi Sulap Padang Pasir Tandus Jadi Savana Luas di Kota Masa Depan NEOM
Departemen Pertahanan AS (Pentagon) menyatakan nilai kontrak tersebut sebesar 2 miliar dolar AS atau sekitar Rp30 triliun (kurs saat itu).
Kontrak pertama, senilai 1,97 miliar dolar AS, dialokasikan untuk modernisasi rudal jelajah Stand-Off Land Attack Missile Extended Range
(SLAM ER) serta pengiriman 650 rudal baru.
Tegas! Arab Saudi Tolak Berdamai dengan Israel sampai Palestina Merdeka
“Sebagai dukungan untuk Pemerintah Arab Saudi,” demikian pernyataan Pentagon, pada Mei 2020.
Kontrak akan selesai pada Desember 2028 untuk SLAM ER serta rudal udara ke darat berteknologi GPS dengan jangkauan hingga 290 km.
Pentagon juga mengumumkan kontrak lebih dari 650 juta dolar AS untuk pengiriman 467 rudal anti-kapal Harpoon Block II, lebih dari 400 di antaranya ke Arab Saudi.
Editor: Anton Suhartono