Arab Saudi Buka Rumah Sakit Khusus Unta Terbesar di Dunia

Ahmad Islamy Jamil ยท Kamis, 09 Juli 2020 - 05:30 WIB
Arab Saudi Buka Rumah Sakit Khusus Unta Terbesar di Dunia

Pria Arab Saudi sedang menggiring unta-untanya (ilustrasi). (Foto: AFP)

RIYADH, iNews.id – Fasilitas pengobatan dan penelitian unta terbesar di dunia dibuka di Wilayah Qassim Arab Saudi. Fasilitas kesehatan hewan yang bernilai lebih dari 100 juta riyal (Rp384 miliar) itu adalah salah satu dari sedikit rumah sakit di dunia yang didedikasikan khusus untuk perawatan unta. RS itu berada di atas lahan seluas 70.000 meter persegi, Saudi Press Agency (SPA) melaporkan.

Dilansir laman Alarabiyah, Gubernur Qassim, Pangeran Dr Faisal bin Mishaal bin Saud bin Abdulaziz, meresmikan rumah sakit unta milik Salam Veterinary Group itu dan melakukan tur keliling fasilitas kesehatan tersebut pada saat pembukaannya, Rabu (8/7/2020).

Di kawasan Timur Tengah, rumah sakit khusus unta juga ditemukan di Dubai (Uni Emirat Arab) dan Qatar. Rumah Sakit Unta Dubai (DCH) yang bernilai 10 juta dolar AS (Rp144 miliar) dibuka pada Desember 2017. Sementara, Qatar membuka rumah sakit dan pusat pembibitan unta pada 2015.

DCH mulai meningkatkan kapasitasnya sebesar 50 persen pada 2019 untuk memenuhi permintaan yang terus naik. Fasilitas yang diperbesar itu dapat merawat lebih dari 30 unta sekaligus.

Pada 2011, populasi unta di Semenanjung Arab diperkirakan mencapai 1,6 juta ekor. Sebanyak 53 persen di antaranya ditemukan di Arab Saudi, menurut data Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO). Di Uni Emirat Arab, diperkirakan ada 300.000 unta.

Unta di Timur Tengah telah digunakan selama berabad-abad untuk kebutuhan makanan, transportasi, dan secara historis juga digunakan sebagai mata uang. Akan tetapi, hari ini, unta juga dibiakkan untuk balap.

Ada catatan ras unta yang berasal dari abad ketujuh, tetapi bisnisnya menjadi lebih terorganisasi dalam beberapa dekade terakhir. Di Uni Emirat Arab, mantan penguasa Abu Dhabi sekaligus bapak pendiri negara itu, Sheikh Zayed bin Sultan al-Nahyan, mengawasi pembangunan beberapa jalur pacuan unta, New York Times melaporkan.

Festival unta menarik ribuan pengunjung yang ingin menyaksikan balapan. Tak hanya itu, uang jutaan dolar pun mengalir selama festival karena banyaknya pembeli mencari unta-unta yang menarik.

Pada 2018, hampir 26.000 unta berpartisipasi dalam kontes Unta Mazayen di Festival Unta Raja Abdulaziz yang berlangsung sebulan di Arab Saudi. Festival itu bertujuan mencari unta yang paling indah. Beberapa pemilik bahkan melakukan operasi plastik pada unta mereka, seperti menyuntikkan botox ke bibir hewan itu untuk membuatnya tampak lebih cantik. Akan tetapi, penyelenggara acara menganggap tindakan semacam itu tidak manusiawi.

Unta, seperti kuda di Dunia Barat, bisa memberikan keuntungan yang lumayan karena kualitas yang dimilikinya. Harga jual unta dapat berkisar dari 2.700 dolar AS (Rp39 juta) hingga 815.000 dolar AS (Rp11,75 miliar), New York Times melaporkan.

Pangeran Mahkota Dubai Syekh Hamdan bin Muhammad bahkan mampu membayar 2,7 juta dolar AS (Rp39 miliar) untuk seekor ras betina pada sebuah kontes kecantikan unta.

Editor : Ahmad Islamy Jamil