Arab Saudi Tunjuk 10 Perempuan Jabat Posisi Tinggi di Masjidil Haram dan Nabawi
RIYADH, iNews.id - Arab Saudi menunjuk 10 perempuan untuk menduduki posisi tinggi atau senior di dua tempat paling suci bagi umat Islam yakni Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi, Madinah.
Penunjukan perempuan di posisi senior lembaga keagamaan jarang terjadi di Saudi. Namun sejak liberalisasi yang dipelopori Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman, perempuan semakin mendapat banyak tempat di posisi yang sebelumnya hanya dikuasai kaum adam.
Kepresidenan Umum Dua Masjid Suci menyatakan, para perempuan tersebut ditempatkan di berbagai departemen di Makkah dan Madinah, termasuk administrasi dan teknis.
"(Untuk) Memberdayakan perempuan Saudi dengan kualifikasi dan kemampuan tinggi," bunyi pernyataan kepresidenan, seperti dikutip dari AFP, Senin (17/8/2020).
Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Arab Saudi Kini Capai 87,4 Persen
Kedua masjid suci pada 2018 merekrut 41 perempuan untuk menjabat sebagai pemimpin.
Pangeran MBS berusaha meningkatkan porsi perempuan di lembaga-lembaga pemrintahan dan swasta sebagai bagian dari rencana 'Visi 2030', bertujuan untuk mendiversifikasi ekonomi kerajaan dan mengakhiri ketergantungan pada minyak.
Kisah Warga AS Jadi Mualaf Dibimbing Imam Besar Masjidil Haram Sheikh Al-Sudais
Jumlah pekerja perempuan di Arab Saudi mencapai 1,03 juta pada kuartal ketiga 2019 atau 35 persen dari total angkatan kerja, dibandingkan dengan 816.000 pada 2015.
Bentuk reformasi lain, perempuan juga diizinkan mengendarai mobil, membuka bioskop, serta menghadiri pertandingan olahraga di stadion.
Musim Haji, Masjidil Haram Dibersihkan dengan 54.000 Liter Disinfektan Setiap Hari
Editor: Anton Suhartono