KAIRO, iNews.id – Para arkeolog menemukan kota kuno besar yang tertimbun selama berabad-abad di dekat beberapa monumen paling terkenal di Mesir. Kota tersebut dikatakan memiliki peradaban mirip Pompeii yang ditemukan di Napoli, Italia.
Arkeolog Mesir yang mengawasi proses penggalian, Zahi Hawass mengatakan, kota itu dibangun lebih dari 3.400 tahun yang lalu pada masa pemerintahan Amenhotep III, salah satu firaun paling kuat di Mesir.
Trump Bicara dengan Presiden Kolombia di Tengah Ketegangan Diplomatik Berpotensi Perang
Tim ekskavasi pada mulanya berniat mencari kuil kamar mayat dekat Luxor pada September lalu. Akan tetapi, dalam beberapa minggu, mereka menemukan struktur atau formasi batu bata berbahan lumpur di segala arah.
Setelah penggalian dilanjutkan, para arkeolog menemukan kota yang terpelihara dengan baik. Kota itu memiliki dinding dan ruangan yang hampir lengkap yang dipenuhi dengan peralatan sehari-hari. Tim juga menemukan benda-benda lainnya seperti cincin, scarab (kumbang yang dianggap suci oleh masyarakat Mesir Kuno), bejana tembikar berwarna, dan batu bata lumpur dengan segel cartouche Amenhotep.
Mengerikan, Fakta Baru Tragedi Pompeii yang Tewaskan Ribuan Penduduk di Italia
“Jalan-jalan kota diapit oleh rumah-rumah. Beberapa dindingnya setinggi tiga meter,” kata Hawass dikutip Reuters, Kamis (8/4/2021).
Kereta Romawi Kuno Berusia Ribuan Tahun Ditemukan di Dekat Pompeii
Lokasi penggalian terletak di Tepi Barat Luxor, dekat dengan situs-situs peninggalan Mesir Kuno lainnya seperti Colossi of Memnon, Medinet Habu, dan Ramesseum, atau kuil kamar mayat Raja Ramses II. Lokasi tersebut juga tidak jauh dari Lembah Para Raja.
“Ini adalah penemuan yang sangat penting,” kata Direktur Dana Warisan Budaya dan Arkeologi Mesir Kuno yang berpusat di AS, Peter Lacovara.
Studi Terbaru terhadap Mumi Ungkap Misteri Kematian Firaun 3.600 Tahun Silam
Kondisi kota yang masih lestari dan banyaknya barang yang digunakan masyarakat untuk kehidupan sehari-hari mereka pada masa itu, mengingatkan dia akan penggalian situs kuno terkenal lainnya.
“Ini semacam ‘Pompeii’ Mesir Kuno dan menunjukkan kebutuhan kritis untuk melestarikan daerah ini sebagai taman arkeologi,” kata Lacovara.
Kota kuno yang ditemukan di Mesir kali ini berisi sejumlah besar oven dan tungku pembakaran untuk membuat kaca dan fayans (sejenis keramik). Ada pula puing-puing ribuan patung.
Hawass mengatakan, kota itu meluas ke sebelah barat, ke desa tempat tinggal para pekerja zaman Mesir Kuno di Deir el-Medina. Menurut referensi sejarah, kawasan itu termasuk dalam bagian tiga istana Amenhotep III dan menjadi pusat pemerintahan serta industri kerajaannya pada masa itu.
Editor: Ahmad Islamy Jamil
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku