AS dan Iran Akhirnya Berunding Hari Ini
WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) dan Iran akan memulai negosiasi nuklir di Oman, Jumat (6/2/2026). Ini merupakan pertemuan pertama kedua negara setelah negosiasi nuklir pada 2025 pupus akibat serangan Israel dan AS ke Iran.
Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan pada Kamis (5/2/2026), utusan khusus Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff, didampingi penasihat yang juga menantu Trump, Jared Kushner, terbang ke Muscat.
"Utusan khusus Witkoff dan Jared Kushner melakukan perjalanan ke Oman untuk pembicaraan tersebut besok, dan kita akan melihat apa hasilnya," ujarnya, seperti dikutip dari Sputnik.
Dia menambahkan Trump tak sabar untuk menunggu hasil dari pembicaraan terbaru itu.
Mantan Menhan Israel Takut Negaranya Dihujani Rudal Iran
AS menuruti keinginan Iran yang mendesak lokasi pertemuan dipindah dari sebelumnya di Istanbul, Turki. Menurut Leavitt, prioritas Trump mengikuti jalur diplomasi.
Oman juga menjadi penengah negosiasi nuklir kedua negara pada 2025.
Trump Kembali Ancam Iran: Sesuatu Sangat Buruk Akan Terjadi!
"Diplomasi selalu menjadi pilihan pertama (Trump) dalam berurusan dengan negara-negara seluruh dunia, baik itu sekutu maupun musuh," kata Leavitt.
Sebelumnya seorang sumber pejabat Iran mengatakan kepada kantor beita Rusia RIA Novosti, pembicaraan di Oman akan fokus pada nuklir.
Panglima Perang Israel Gagal Yakinkan AS untuk Serang Iran
Editor: Anton Suhartono