Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Garda Revolusi Iran Umumkan Serangan Tahap Ketiga ke AS, Rudal Ditempeli Foto Mendiang Ali Khamenei
Advertisement . Scroll to see content

AS-Iran Kembali Saling Serang, Teheran Klaim Tutup Selat Hormuz dan Hantam Pangkalan Militer AS

Senin, 13 Juli 2026 - 14:05:00 WIB
AS-Iran Kembali Saling Serang, Teheran Klaim Tutup Selat Hormuz dan Hantam Pangkalan Militer AS
Konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas setelah kedua negara saling melancarkan serangan dalam beberapa jam terakhir. (Foto dok/AP)
Advertisement . Scroll to see content

Sebelumnya, tak lama setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, Teheran secara efektif menutup Selat Hormuz. Langkah itu langsung memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi global.

Dampaknya mulai terlihat di pasar. Pada perdagangan Asia, Senin, harga minyak mentah Brent melonjak 4,3 persen menjadi 79,26 dolar AS per barel. Sementara minyak mentah acuan AS juga naik 4,3 persen ke level 74,50 dolar AS per barel. Meski demikian, harga minyak saat ini masih berada di bawah puncaknya yang sempat menembus 120 dolar AS per barel pada akhir April.

Ketegangan kedua negara telah meningkat dalam beberapa hari terakhir. Pada Sabtu malam, Centcom mengeklaim telah menyerang sekitar 140 target militer Iran. Serangan tersebut kemudian dibalas Iran melalui operasi terhadap pangkalan militer AS dan negara-negara sekutunya di kawasan.

Saling serang ini juga memperburuk prospek diplomasi. Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengatakan serangan Iran menandai berakhirnya gencatan senjata. Sementara Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menuding Washington sebagai pihak yang lebih dulu melanggar kesepakatan.

Meski demikian, Trump mengatakan jalur diplomasi belum sepenuhnya tertutup. Menurut dia, pembicaraan masih akan dilanjutkan dan para mediator terus berupaya menghidupkan kembali proses perundingan.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut