JAKARTA, iNews.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim konflik dengan Iran bisa berakhir dalam hitungan minggu. Namun, di balik pernyataan tersebut, realitas di lapangan justru menunjukkan arah berbeda. AS malah meningkatkan kekuatan militernya di kawasan Timur Tengah.
Tiga kapal induk raksasa telah dikerahkan ke wilayah tersebut. Armada tersebut terdiri dari USS Abraham Lincoln, USS Gerald R Ford, dan USS George HW Bush.
AS Serang Lebih dari 12.300 Target di Iran sejak Awal Perang, Termasuk 155 Kapal
Selain itu, ribuan pasukan tambahan juga dikirim untuk memperkuat posisi militer AS. Langkah ini memunculkan pertanyaan terkait keseriusan klaim penyelesaian konflik dalam waktu dekat.
Di sisi lain, Iran juga memberikan sinyal berbeda. Presiden Iran Masoud Pezeshkian membuka peluang penyelesaian damai konflik dengan Amerika Serikat.
Iran: Setiap Pasukan AS yang Mendarat di Iran Tak Akan Selamat!
Namun, Iran memberikan syarat tegas dalam proses tersebut. Mereka meminta jaminan tidak adanya serangan lanjutan serta pelonggaran sanksi ekonomi yang selama ini membebani negara tersebut.
Perbedaan langkah antara kedua pihak ini membuat situasi semakin kompleks. Klaim bahwa perang bisa selesai dalam hitungan minggu dinilai belum tentu realistis.
Menteri PU: Harga Bahan Bangunan bakal Naik gegara Perang AS-Israel Vs Iran
Penguatan militer besar-besaran oleh AS justru memperlihatkan potensi konflik yang bisa berkepanjangan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan eskalasi yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.
Editor: Donald Karouw