AS Jatuhkan Sanksi Baru bagi Iran, Incar Perusahaan Perkapalan dan Maskapai
Hukuman juga akan dikenakan terhadap perusahaan asing maupun pemerintahan yang melakukan kerja sama bisnis dengan entitas Iran yang masuk dalam daftar penerima sanksi, termasuk pembekuan aset apa pun yang mereka miliki di wilayah hukum AS.
"Sanksi ini untuk memberi tahu dunia bahwa mereka yang melakukan transaksi gelap dengan perusahaan-perusahaan ini akan menghadapi risiko akibat perbuatan mereka sendiri," kata Menlu Mike Pompeo, dikutip dari Associated Press, Kamis (12/12/2019).
Sementara itu juru bicara perwakilan Iran di PBB, Alireza Miryousefi, dalam cuitannya mengatakan, sanksi ini secara langsung menargetkan mata pencaharian rakyat Iran. Namun dia menegaskan rakyat Iran tidak akan takut dengan tekanan kekuatan asing.
"Ini merupakan bentuk lain dari #economicterrorism AS terhadap Iran yang tidak akan pernah tertipu oleh airmata buaya AS," ujarnya.
Ironisnya di saat bersamaan, Pompeo juga menyampaikan bahwa pertukaran tahanan antara AS dan Iran akhir dapat mengarah pada dialog kedua negara.