Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS-Iran Kembali Saling Serang, Teheran Klaim Tutup Selat Hormuz dan Hantam Pangkalan Militer AS
Advertisement . Scroll to see content

AS Sebut Pembantaian 35.000 Warga Gaza oleh Israel Bukan Genosida

Selasa, 14 Mei 2024 - 12:50:00 WIB
AS Sebut Pembantaian 35.000 Warga Gaza oleh Israel Bukan Genosida
Amerika Serikat menilai pembantaian 35.000 lebih warga Gaza oleh Israel bukan genosida (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) menilai pembantaian 35.000 lebih warga Jalur Gaza oleh Israel bukan praktik genosida. Gedung Putih memandang jatuhnya korban merupakan dampak dari perang yang dilakukan Israel untuk melawan Hamas.

Serangan brutal pasukan Zionis ke Gaza sejak 7 Oktober 2023 hingga 14 Mei 2024 telah menewaskan 35.173 orang, sebagian besar anak-anak dan perempuan. Selain itu 79.061 lainnya luka, berdasarkan data Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza.

Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan, pemerintahan Presiden Joe Biden ingin Hamas dikalahkan. 

“Kami tidak percaya apa yang terjadi di Gaza adalah genosida. Kami dengan tegas menolak ide tersebut,” kata Sullivan, dikutip dari Reuters, Selasa (14/5/2024).

Namun Sullivan mengungkapkan keprihatinan atas operasi serangan darat Israel ke Rafah. Warga Palestina yang terjebak di tengah perang seperti berada di neraka. Operasi militer besar-besaran yang dilakukan Israel di Rafah merupakan kesalahan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut