AS Sebut Pembantaian 35.000 Warga Gaza oleh Israel Bukan Genosida
Dia juga menyayangkan laporan bahwa pemukim Israel menyerang konvoi bantuan kemanusiaan dalam perjalanan ke Perbatasan Erez di Gaza utara. Itu merupakan insiden kedua dalam waktu kurang dari sepekan.
“Sangat disayangkan ada orang yang menyerang dan menjarah barang-barang ini. Ini benar-benar perilaku yang tidak dapat diterima," ujarnya.
AS merupakan pendukung utama Israel dalam perang melawan Hamas. Sikap AS berubah menjadi sedikit keras terhadap Israel setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menolak seruan untuk membatalkan serangan darat ke Rafah. Biden pekan lalu mengumumkan penghentian bantuan senjata ke Israel.
Sebelumnya Wakil Menteri Luar Negeri AS Kurt Campbell mengatakan pemerintahannya tak yakin Israel bisa memenangkan perang melawan Hamas di Gaza.
Campbell menegaskan, pihaknya tak melihat kemungkinan Israel bisa mencapai kemenangan total di Gaza. Komentarnya itu merupakan yang paling tegas disampaikan seorang pejabat AS bahwa operasi militer Israel di Gaza tak akan memberi hasil sesuai yang diharapkan.