AS Siapkan Hadiah Rp14 M untuk Menangkap Putra Osama bin Laden
Pada 2015, dia merilis pesan audio yang mengajak kelompok militan di Suriah untuk bersatu, salah satunya untuk membebaskan Palestina. Setahun kemudian, Hamza juga membuat pesan audio untuk menggulingkan kepemimpinan di tanah airnya, Arab Saudi.
Keberadaan Hamza menjadi perdebatan. Dia diyakini menghabiskan waktu bertahun-tahun bersama ibunya di Iran, meskipun spekulasi itu masih menjadi kontroversi. Pasalnya secara ideologi, Hamza merupakan penentang Syiah.
Para pengamat mengatakan, Teheran sengaja menahan Hamza sebagai alat untuk melawan jika militan Sunni menyerang Iran.
Sementara itu, salah satu saudara tiri Hamza mengatakan kepada The Guardian tahun lalu, saudaranya kemungkinan berada di Afghanistan.
Disebutkan pula Hamza menikahi putri Mohammed Atta, pelaku utama pembajakan pesawat dalam serangan 11 September di AS.
Editor: Anton Suhartono