Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Presiden Zelensky Ungkap 55.000 Tentara Ukraina Tewas dalam Perang Melawan Rusia
Advertisement . Scroll to see content

AS Tuding Rusia Sebarkan Info Palsu untuk Rusak Reputasi Vaksin Covid Pfizer dan Moderna

Senin, 08 Maret 2021 - 08:28:00 WIB
AS Tuding Rusia Sebarkan Info Palsu untuk Rusak Reputasi Vaksin Covid Pfizer dan Moderna
Seorang petugas medis sedang menyiapkan vaksin Covid Pfizer untuk disuntikkan kepada penerima (ilustrasi). (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Rusia menyetujui vaksin Sputnik V pada Agustus lalu, sebelum uji coba skala besar dimulai. Kala itu, Moskow mengklaim Rusia sebagai negara pertama yang mengesahkan penggunaan vaksin Covid-19 di dunia. 

Hasil uji coba yang ditinjau oleh rekan sejawat berbulan-bulan kemudian membuktikan bahwa Vaksin Sputnik V memiliki kemanjuran hampir 92 persen dalam memerangi virus corona.

Sementara, Pfizer yang berkantor pusat di New York, dan BioNTech di Jerman, memproduksi vaksin corona pertama yang disahkan di Amerika Serikat. Penggunaan vaksin itu disetujui oleh regulator negeri Paman Sam pada Desember. 

Adapun vaksin kedua yang dibuat Moderna—yang berkantor pusat di Massachusetts—disahkan pengunaannya oleh AS akhir bulan itu.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut