Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Bandang Terjang Sejumlah Wilayah di Afghanistan, 17 Orang Tewas
Advertisement . Scroll to see content

AS Tuduh Pemerintah Afghanistan Korup, Pangkas Bantuan Rp2,2 Triliun

Jumat, 20 September 2019 - 10:50:00 WIB
AS Tuduh Pemerintah Afghanistan Korup, Pangkas Bantuan Rp2,2 Triliun
Menlu AS Mike Pompeo (kiri) dalam konferensi pers bersama Presiden Afghanistan Ashraf Ghani di Kabul, 9 Juli 2019 lalu (foto: REUTERS).
Advertisement . Scroll to see content

Menurut Pompeo, AS telah menarik dana 100 juta dolar yang diperuntukkan bagi proyek energi yang besar, dan akan mendanai proyek itu secara langsung tanpa mengirim dana itu lewat para pejabat Afghanistan.

AS juga akan menahan dana 60 juta dolar yang sedianya diperuntukkan membantu departemen pengadaan Afghanistan.

Trump semula berencana mencapai perjanjian damai dengan Taliban sebelum pilpres di Afghanistan, guna mengakhiri perang AS paling lama, yang dimulai setelah serangan 11 September 2001.

Ashraf Ghani menyatakan keprihatinan besar tentang perjanjian damai itu, yang mensyaratkan AS akan menarik pulang ribuan pasukannya, kendati Taliban tidak mau berunding dengan pemerintahan pimpinannya yang secara resmi diakui dunia internasional.

Taliban menyebut pemerintahan Ghani sebagai boneka yang ditopang AS.

Trump tadinya mengundang pimpinan Taliban dan Ghani ke AS untuk menuntaskan perjanjian damai itu. Namun dia membatalkannya, lantaran serangan Taliban menewaskan satu tentara AS.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut