Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kanselir Jerman Friedrich Merz Akui Negara-Negara Barat Terlalu Meremehkan Iran
Advertisement . Scroll to see content

Atlet Renangnya Ditolak di Malaysia, Begini Tanggapan Israel

Jumat, 18 Januari 2019 - 10:50:00 WIB
Atlet Renangnya Ditolak di Malaysia, Begini Tanggapan Israel
(Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

"Ini memalukan dan benar-benar bertentangan dengan semangat Olimpiade. Israel mengecam keputusan yang tidak diragukan lagi terinspirasi dari kefanatikan PM Malaysia Mahathir atas sikap anti-semitnya ini," kata Nahshon, dikutip dari Reuters, Jumat (18/1/2019).

Dia pun mendesak Komite Paralimpiade Internasional (IPC) untuk mengubah lokasi penyelenggaraan acara jika mereka gagal membujuk Malaysia membatalkan keputusannya itu.

Para perenang dari 70 negara ambil bagian dalam World Para Swimming Championship di Sarawak, Malaysia, yang digelar pada 29 Juli sampai 4 Agustus 2018. Ajang ini sekaligus menjadi seleksi menuju Paralimpiade Tokyo 2020.

Sementara itu dalam pernyataan IPC mengungkapkan kecewaaannya atas sikap Pemerintah Malaysia. Dewan pengurus IPC akan membahas masalah ini dalam pertemuan di London, Inggris, pekan depan.

Mahathir dikenal dengan sikap tegasnya terhadap Yahudi serta mengecam penjajahan dan pendudukan Israel atas Palestina. Mahathir menyebut Yahudi sebagai sebagai biang kerok yang menyebabkan konflik di Timur Tengah.

Malaysia bukan satu-satunya yang menolak atlet Israel. Sebelumnya ada beberapa negara yang melakukan langkah serupa, termasuk di Arab. Atlet Israel biasanya menyiasati kondisi ini dengan tidak menggunakan simbol nasional saat berlaga, mereka berkompetisi di bawah bendera federasi olahraga yang mengadakan acara tersebut.

Namun pada tahun lalu, atlet Israel untuk pertama kalinya bisa berpartisipasi dalam kompetisi judo di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, di bawah bendera negara. Menteri Olahraga Miri Regev sampai menangis di samping podium ketika lagu kebangsaan Israel dilantunkan karena atletnya merebut medali emas.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut