Australia Jadi Salah Satu Wilayah Terpanas dan Terkering di 2019
Amerika Serikat (AS), sebagai negara penghasil gas rumah kaca terbesar di dunia, serta produsen minyak dan gas besar, menarik diri dari Perjanjian Paris tahun lalu.
Presiden AS Donald Trump meragukan pendapat para ilmuwan mengenai pemanasan global.
Namun dalam pertemuan dengan wartawan pada Rabu lewat video, para ilmuwan AS mengatakan data yang ada menunjukkan adanya pemanasan global.
Suhu terpanas tercatat dalam sejarah sebelumnya adalah pada 2016, ketika terjadinya fenomena cuaca yang dikenal dengan nama El Nino, yang membuat suhu permukaan laut naik 1.2 derajat Celcius.
"Di masa depan, kemungkinan yang terjadi adalah El Nino yang lebih panas dibandingkan sebelumya," kata ilmuwan WMO, Omar Baddour.
"Kita sudah harus mengibarkan bendera merah (tanda bahaya) sekarang."
Editor: Nathania Riris Michico