Austria Usir Diplomat Rusia karena Tuduhan Jadi Mata-Mata Ekonomi

Ahmad Islamy Jamil ยท Senin, 24 Agustus 2020 - 17:28:00 WIB
Austria Usir Diplomat Rusia karena Tuduhan Jadi Mata-Mata Ekonomi
Pemandangan Wina, ibu kota Austria (ilustrasi). (Foto: AFP)

WINA, iNews.idAustria bakal mengusir seorang diplomat Rusia. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Austria menyatakan, langkah tersebut menyusul laporan media yang menyebut sang diplomat terlibat dalam spionase ekonomi di negara tetangga Jerman itu.

“Kami dapat memastikan bahwa seorang diplomat Rusia akan diusir,” ungkap Kemlu Austria dalam sebuah pernyataan yang dikutip AFP, Senin (24/8/2020).

Media setempat melaporkan, diplomat itu diberi waktu hingga 1 September untuk meninggalkan Austria.

“Diplomat Rusia itu telah melakukan spionase ekonomi di sebuah perusahaan teknologi tinggi selama bertahun-tahun dengan dukungan dari seorang warga Austria,” ungkap tabloid Kronen Zeitung, tanpa mengutip sumber.

Diplomat itu dilaporkan menggunakan kekebalan diplomatiknya dan menolak untuk bersaksi setelah warga Austria yang dimaksud itu mengaku sebagai suruhannya selama penyelidikan.

Kemlu Austria menyatakan kepada kantor berita TASS milik Rusia bahwa perilaku diplomat tersebut bertentangan dengan Konvensi Wina tentang Hubungan Diplomatik. Namun, kementerian itu tidak menjelaskan lebih lanjut pelanggaran yang dilakukan sang diplomat.

Anggota parlemen Rusia dengan cepat mengutuk langkah Austria tersebut. Kedutaan Besar Rusia di Wina menyatakan, mereka berharap Moskow juga mengusir seorang diplomat Austria sebagai pembalasan.

“Kami marah dengan keputusan tak berdasar dari otoritas Austria,” kata seorang juru bicara Kedubes Rusia di Wina kepada TASS.

Austria menjadi negara Eropa ketiga, setelah Norwegia dan Slovakia, yang mengusir diplomat Rusia pada bulan ini karena tindakan mata-mata atau tuduhan kejahatan lainnya. Padahal, di bawah pimpinan Kanselir Sebastian Kurz, Austria telah memosisikan dirinya sebagai salah satu sekutu terdekat Rusia di Uni Eropa.

Editor : Ahmad Islamy Jamil