Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral! Pedro Porro Dikira Bawa Bendera Palestina saat Selebrasi Juara Piala Dunia 2026, Ini Faktanya
Advertisement . Scroll to see content

Band Massive Attack Dilarang Tampil Lagi di Singapura usai Kibarkan Bendera Palestina saat Konser

Senin, 03 Agustus 2026 - 17:16:00 WIB
Band Massive Attack Dilarang Tampil Lagi di Singapura usai Kibarkan Bendera Palestina saat Konser
Personel Massive Attack terlihat memegang bendera Palestina di atas panggung saat konser di The Star Theatre, pada 29 Juli 2026. (Foto: Tangkapan layar Blushie157/Reddit via The Straits Times)
Advertisement . Scroll to see content

Del Naja bersama Grant Marshall juga menjadi salah satu musisi yang sejak awal mendukung kampanye No Music for Genocide, gerakan yang mengajak para musisi dan label rekaman memblokir akses karya mereka di layanan streaming di Israel sebagai bentuk protes terhadap perang di Gaza.

Sementara Kepolisian Singapura dalam pernyataannya menyebut kedua personel Massive Attack diselidiki karena diduga memberikan dukungan terhadap isu politik sekaligus menampilkan lambang negara asing tanpa izin.

"Setelah penyelidikan selesai dan seluruh fakta dipertimbangkan secara saksama, kepolisian, setelah berkonsultasi dengan Kejaksaan Agung, memutuskan memberikan peringatan keras kepada kedua pria tersebut," bunyi pernyataan bersama Kepolisian Singapura dan IMDA, dikutip dari The Straits Times.

Keduanya dinyatakan melanggar Foreign National Emblems (Control of Display) Act atau Undang-Undang Pengendalian Penayangan Lambang Negara Asing, serta Public Order Act atau Undang-Undang Ketertiban Umum.

Selain melarang kedua personel itu kembali memasuki Singapura, IMDA juga memastikan tidak akan menyetujui Massive Attack menggelar konser di negara itu selama larangan tersebut masih berlaku.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut