Banjir Bandang Terjang Afghanistan, 8 Anak Tewas
Pekerja bantuan UNICEF mengatakan, mereka prihatin atas risiko wabah penyakit yang ditularkan melalui air seperti kolera. Mereka juga menginformasikan, di kota timur Jalalabad, daerah perkotaan tengah juga hancur. Air setinggi dua meter merobohkan tembok, menghancurkan barang-barang dan meninggalkan lapisan lumpur tebal di seluruh lingkungan yang tergenang.
“Begitu banyak infrastruktur yang terkena dampak, termasuk sekolah. Orang-orang telah berulang kali mengungsi, mereka bahkan takut untuk kembali ke rumah lama,” kata seorang pekerja bantuan UNICEF di Jalalabad, Veronica Houser.
Seorang ibu di Jalalabad telah kehilangan tiga anak akibat air bah menghantam rumah mereka pada malam minggu lalu. Bangunan itu pun runtuh diterjang air bah.
"Dua anaknya yang masih hidup menunjukkan tanda-tanda ketakutan dan trauma," kata Houser.
Trauma di antara para penyintas banjir menjadi perhatian. UNICEF telah mengirim tim untuk memberikan dukungan kesehatan mental kepada keluarga yang paling parah terkena dampak.
“Ini tidak hanya berakhir dengan surutnya permukaan air,” katanya.
Editor: Umaya Khusniah