Baru Menang Pilpres, Putin Langsung Ingatkan Barat: Perang Dunia III Selangkah Lagi jika...
“Tidak ada hal baik dalam hal ini, pertama-tama bagi mereka (tentara NATO di Ukraina), karena mereka meninggal di sana dan dalam jumlah besar,” katanya.
Pisah dari Georgia, Ossetia Selatan Bakal Bergabung Jadi Bagian Rusia
Menjelang hari pemungutan suara Pilpres Rusia pada 15-17 Maret, Ukraina meningkatkan serangan terhadap Rusia. Militer Kiev menembaki wilayah perbatasan dan bahkan menggunakan proksi untuk mencoba menembus perbatasan Rusia.
Ketika ditanya wartawan apakah dia menganggap perlu untuk mengambil alih Wilayah Kharkiv di Ukraina, Putin mengatakan peluang itu ada. Menurut dia, jika serangan Ukraina terus berlanjut, Moskow akan menciptakan zona penyangga (buffer zone) di lebih banyak wilayah Ukraina untuk mempertahankan wilayah Rusia.
Ukraina Terus Memohon-mohon Bantuan AS untuk Lawan Rusia, sampai Menlu Bilang Begini
“Saya tidak mengecualikan bahwa, mengingat peristiwa tragis yang terjadi hari ini, kita akan dipaksa pada suatu saat, jika kita anggap tepat, untuk menciptakan ‘zona sanitasi’ tertentu di wilayah yang saat ini berada di bawah rezim Kiev,” ujar Putin.
Dia menolak memberikan perincian lebih lanjut. Akan tetapi, Putin mengatakan zona tersebut mungkin harus cukup besar untuk menghalangi persenjataan buatan asing mencapai wilayah Rusia.
Rusia: Barat Akan Tinggalkan Ukraina dengan Sendirinya karena Kegagalan di Medan Perang
Putin memerintahkan agresi militer besar-besaran ke Ukraina pada Februari 2022. Hal itu memicu perang besar di Eropa setelah delapan tahun konflik di Ukraina Timur antara pasukan Kiev di satu pihak dan kelompok Ukraina yang pro-Rusia serta proksi Rusia di pihak lain.