Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pulang dari Perang Iran, Tentara AS Mabuk Bikin Keributan saat Berlibur di Thailand
Advertisement . Scroll to see content

Beda dengan Wapres AS, Trump Sebut Konflik Melawan Iran sebagai Perang

Sabtu, 05 September 2026 - 09:32:00 WIB
Beda dengan Wapres AS, Trump Sebut Konflik Melawan Iran sebagai Perang
Donald Trump berbeda pandangan dengan wakilnya, JD Vance, soal konflik dengan Iran (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tampaknya berbeda pandangan dengan wakilnya, JD Vance, soal konflik dengan Iran. Trump menyebut konflik tersebut sebagai perang, sementara Vance sebaliknya.

Vance pada Kamis (4/9/2026) mengatakan, situasi di sekitar Iran bukan perang karena tidak ada aksi militer aktif. Serangan yang terjadi pun, seperti pada 30 Agustus dan 2 September pun bersifat sporadis, bukan berkelanjutan.

Namun Trump punya pandangan lain dengan menegaskan AS masih terlibat perang aktif melawan Iran.

Dia lalu menyalahkan Partai Demokrat yang menginginkan perang disudahi sebelum waktunya.

"Kaum kiri radikal gila, Demokrat, dan komunis lebih memilih kita kalah dalam perang di Iran, ketimbang Presiden Donald J Trump memenangkan perang," tulis Trump, di akun Truth Social.

Militer AS pada Rabu lalu melancarkan serangkaian serangan besar-besaran terbaru terhadap beberapa target Iran di Selat Hormuz. 

Komando Pusat (Centcom) AS menyatakan, serangan tersebut menargetkan fasilitas Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), termasuk sistem pertahanan udara, stasiun radar, aset angkatan laut, dan fasilitas komunikasi. Namun salah satu serangan menargetkan sebuah rumah yang menggelar pesta pernikahan.

Iran membalas dengan menyerang pangkalan-pangkalan militer AS di beberapa negara Timur Tengah, yakni Yordania, Bahrain, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Irak.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut