Begini Skenario Profesor Matematika Israel Bantai dan Usir Ribuan Orang Arab
Mereka direncanakan menyerang pusat-pusat populasi Arab secara serentak menggunakan senjata api dan kapak, dengan bantuan simpatisan dari kalangan militer.
Rencana itu memperkirakan 600 hingga 700 korban jiwa. Setidaknya separuh dari para penyerang, termasuk sang profesor, juga diwajibkan memiliki izin kepemilikan senjata api.
Dokumen tersebut bahkan menetapkan perempuan dan anak-anak sebagai target serangan.
Serangan Disiarkan Langsung
Tidak hanya merancang serangan fisik, profesor itu disebut memasukkan propaganda dan perang psikologis ke dalam skenarionya.
Serangan direncanakan disiarkan secara langsung melalui media sosial. Tujuannya untuk menimbulkan ketakutan dan mendorong warga Arab melarikan diri dari Israel serta wilayah pendudukan Tepi Barat.