Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nah, Laporan CIA Perkirakan Israel Bakal Dilanda Perang Saudara
Advertisement . Scroll to see content

Begini Skenario Profesor Matematika Israel Bantai dan Usir Ribuan Orang Arab

Rabu, 07 Oktober 2026 - 07:33:00 WIB
Begini Skenario Profesor Matematika Israel Bantai dan Usir Ribuan Orang Arab
Seorang profesor matematika Israel didakwa merancang serangan teror terhadap ratusan warga Arab yang tinggal di negaranya (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Setelah serangan dimulai, rencana tersebut juga mencakup upaya mengajak tentara, polisi, pemukim Israel, dan pelaku kriminal untuk ikut bergabung.

Libatkan Tokoh Politik

Surat dakwaan juga menyebut sang profesor berusaha merekrut orang-orang berpengalaman dan mendekati tokoh politik penting untuk membantu menjalankan rencananya.

Salah satu tokoh yang didekatinya adalah mantan anggota parlemen dari Partai Likud, Moshe Feiglin.

Faksi Zehut yang dipimpin Feiglin diketahui menjalin kerja sama dengan partai sayap kanan radikal, Zionisme Religius, yang dipimpin Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, menjelang pemilu 27 Oktober.

Jaksa mengatakan Feiglin tidak memberikan tanggapan. Profesor tersebut kemudian diduga berusaha memerasnya agar mau bergabung, sembari menggunakan berbagai cara untuk menyembunyikan rencana tersebut dan mencegahnya terungkap.

Rencana tersebut menargetkan populasi Arab yang jumlahnya cukup besar di Israel. Warga Arab-Israel mencakup sekitar 21 persen dari total populasi Israel yang berjumlah lebih dari 10 juta jiwa.

Kasus ini memperlihatkan bagaimana, menurut dakwaan jaksa Israel, sebuah rencana tidak hanya diarahkan untuk melakukan pembunuhan massal, tetapi juga menciptakan ketakutan yang dapat memicu pengusiran warga Arab dari wilayah tempat mereka tinggal.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut