Bendera Azerbaijan Berkibar di Lachin, Distrik Terakhir Karabakh yang Diserahkan Armenia
Sebagian besar penduduk Lachin telah melarikan diri sebelum pengambilalihan wilayah itu oleh Azerbaijan. Akan tetapi, Levon Gevorgyan (48), seorang warga beretnik Armenia pemilik toko kelontong di Lachin, memutuskan untuk tetap tinggal di kota itu.
“Saya hanya takut pada Tuhan. Saya sudah di sini selama 22 tahun. Saya mulai dari nol, saya membangun segalanya,” katanya.
“Saya harap, saya bisa melanjutkan (hidup). Saya masih memiliki pinjaman yang harus dibayar. Jika saya harus pergi, saya akan membakar segalanya,” ujarnya.
Seperti di Aghdam dan Kalbajar yang dilanda kepanikan, sebagian warga Armenia di Lachin juga sibuk berkemas sebelum penyerahan kembali distrik tersebut ke Azerbaijan. Mereka mengumpulkan semua ternak, kayu bakar, furnitur, dan bahkan pipa air plastik untuk diangkut ke tempat pelarian mereka.
Nagorno-Karabakh melepaskan diri dari kendali Azerbaijan setelah runtuhnya Uni Soviet pada 1991. Perang di sana kala itu menewaskan sekitar 30.000 orang. Banyak orang Azerbaijan yang terpaksa melarikan diri dari Karabakh demi menghindari penindasan oleh kelompok separatis Armenia pada masa itu.
Karabakah pernah mendeklarasikan kemerdekaannya, tetapi tidak pernah diakui oleh negara mana pun di dunia. Bahkan, Armenia sekalipun—yang sangat mendukung kelompok separatis di wilayah itu—tidak mengakui kedaulatan Karabakh.
Editor: Ahmad Islamy Jamil