Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang
Advertisement . Scroll to see content

Beredar Laporan Jet Tempur China Ditembak Jatuh Militer Taiwan

Sabtu, 05 September 2020 - 06:50:00 WIB
Beredar Laporan Jet Tempur China Ditembak Jatuh Militer Taiwan
Jet tempur China Su-35 dilaporkan ditembak jatuh oleh militer Taiwan pada Jumat (4/9/2020). (foto: Times India)
Advertisement . Scroll to see content

TAIPEI, iNews.id - Kabar yang beredar luas di media sosial menyebut sistem pertahanan udara Taiwan menembak jatuh jet tempur Su-35 milik Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) pada Jumat (4/9/2020). Informasi tersebut langsung direspons pemerintah Taiwan.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Taiwan dalam pernyataan resminya "membantah insiden benar-benar terjadi serta sangat mengutuk pihak yang berusaha menyebarkan informasi salah tersebut," demikian yang dikutip dari The Telegraph, Sabtu (5/9/2020) pagi WIB.

Kabar jet tempur China ditembak jatuh oleh Taiwan muncul sehari setelah kunjungan Ketua Senat Republik Ceko, Milos Vystrcil, yang memimpin delegasi Ceko bertemu dengan Presiden Taiwan, Tsang Ing-Wen serta pemimpin-pemimpin politik negara pulau itu.

Setelah kunjungan tersebut, Menteri Luar Negeri China, Wang Yi dan media pemerintah menyatakan sangat keberatan serta mengatakan Ceko akan "membayar mahal" bila membina hubungan dengan Taiwan.

Para pengamat internasional mengatakan penyebaran informasi palsu, terutama yang sifatnya menyiratkan agresi militer, berpotensi menyebabkan konflik serta semakin meningkatkan ketegangan Taiwan dan China.

China terus berusaha melakukan kontrol ketat terhadap Taiwan yang diklaim sebagai bagian wilayah Negeri Tirai Bambu. Beijing pun telah berjanji untuk merebut negara dengan 23 juta penduduk suatu hari nanti, bahkan dengan kekerasan jika perlu.

Sejak awal tahun ini, pesawat militer China sering terpantau melanggar zona perbatasan udara (ADIZ) Taiwan di kawasan selat. Bahkan, pada Juni lalu angkatan laut China melakukan latihan perang di Laut China Selatan yang diklaim sebagai bentuk provokasi.

Dua hari lalu, Pemerintah Taiwan mengambil langkah berani dengan menghapus tulisan Rublik China dari desain paspor terbarunya.

Editor: Arif Budiwinarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut