Bertemu Pemangku Bisnis Afsel, Konsul Jenderal RI di Cape Town Bawa Oleh-Oleh Rencana Kerja Sama Bisnis
Dia pun mendorong upaya-upaya konkrit guna mendongkrak hubungan dan kerja sama Indonesia dan Eastern Cape. Menurut dia, ini bisa dimulai dari low hanging fruits agar siap memberikan hasil nyata dalam waktu dekat.
Sementara itu van Huyssteen menyampaikan berbagai keunggulan Eastern Cape yang menawarkan banyak hal menarik bagi investor dan mitra bisnis. Beberapa hal yang ditawarkan itu antara lain energi hijau yang ramah lingkungan, farmasi dan obat-obatan, transformasi dari otomotif berbahan bakar fosil ke ramah lingkungan, perubahan iklim.
CEO Nelson Mandela Bay Business Chamber itu tampak antusias dengan rencana seremonial pelepasan kontainer pertama produk-produk Caplang ke Cape Town pada 26 Oktober di Jakarta yang akan dihadiri wakil dari KJRI Cape Town.
Selain itu, ada harapan perusahaan sawit Indonesia dapat menjalin kerja sama dengan mitra bisnis Eastern Cape. Mengenai hal ini Konjen RI dan CEO sepakat untuk selenggarakan pertemuan dalam bentuk workshop dalam waktu dekat untuk mengkonkretkan kerja sama dengan mengundang perusahaan sawit Indonesia secara virtual maupun kunjungan langsung.
Van Huyssteen juga mengharapkan kegiatan Pasar Rakyat Indonesia yang sukses dilaksanakan di KJRI Cape Town dapat diselenggarakan di Port Elizabeth dengan ancer-ancer waktu April 2024.