Bocah 2 Tahun Tewas dengan Rahang Patah usai Dihajar Pacar Ibu
LONDON, iNews.id – Bocah berumur 2 tahun tewas dengan kondisi mengenaskan. Dia kehilangan nyawanya setelah mendapatkan luka rahang yang patah hingga pendarahan di otak.
Seorang pria, Adam Jackson (27), kemudian ditetapkan menjadi tersangka pembunuhan bocah malang bernama Grace Thorpe (2) itu.
Laman Daily Star melansir, Jackson kerap kali meluapkan kemarahannya secara spontan kepada balita yang sudah memanggilnya “ayah” itu. Tersangka setidaknya memukul korban sebanyak tujuh kali saat merawat Thorpe sendirian di New Marske, Redcar and Cleveland, Inggris.
Puncaknya, Jackson menyebabkan Thorpe terluka parah setelah meluapkan emosinya, sebelum akhirnya dia menghubungi paramedis. Thorpe dilarikan ke rumah sakit dan sempat menerima perawatan.
Cabuli Anak Pacar hingga Hamil, Pria Ini Dihukum 12 Tahun Penjara
Akan tetapi, nyawanya tidak terselamatkan setelah dua hari dirawat karena lukanya yang parah. Hal mengejutkan lainnya adalah, hasil pemeriksaan postmortem menunjukkan korban sudah sering terpapar kokain dan ganja.
Bocah perempuan itu juga terlihat memiliki beberapa luka bekas pukulan yang terjadi beberapa minggu sebelum kematiannya.
Mobil Tiba-Tiba Terbakar saat Berkendara, Ibu Guru dan Anaknya Selamatkan Diri
Adam saat ini sudah dijatuhi hukuman setidaknya 16 tahun penjara setelah mengakui perbuatannya di Pengadilan Teesside, Inggris, pada Senin (29/11/21).
Ibu Pedofil 7 Kali Berhubungan Seks dengan Bocah Laki-Laki usai Kenalan di Medsos
Dalam persidangan terungkap fakta bahwa Jackson tengah menjalin hubungan dengan ibu korban, Alice Quine, selama kurang lebih satu tahun sebelum akhirnya dia menghabisi putri dari kekasihnya itu.
Jackson juga dikenal sebagai orang yang tempramental jika tidak punya uang untuk membeli ganja. Quine juga sebelumnya pernah meninggalkan lelaki tak berguna itu, sebelum akhirnya memutuskan untuk kembali bersama.
Pada saat penyerangan terhadap Thorpe terjadi, Quine sedang bekerja dan hari itu adalah jadwal Jackson untuk menjaga putrinya.
Jackson awalnya mengklaim Thorpe jatuh dari kursi tinggi yang biasa dipakai bayi untuk makan. Namun, hasil uji forensik menunjukkan, korban telah mengeluarkan darah di atas meja pada kursi tinggi itu. Temuan itu menjadi bukti bahwa korban diserang saat masih berada di kursi itu.
Editor: Ahmad Islamy Jamil