Bukan Cuma Tutup Konsulat, Israel Usir Diplomat Inggris dari Tepi Barat dalam 7 Hari
Menurut Israel, konsulat Inggris di Yerusalem Timur memiliki status khusus karena terakreditasi untuk berhubungan dengan Pemerintah Otoritas Palestina. Karena itu, keberadaan konsulat tersebut menjadi bagian yang terdampak keputusan pemerintah Israel.
Langkah Israel berpotensi semakin memperburuk hubungan diplomatik dengan Inggris yang sebelumnya telah mengambil sejumlah kebijakan untuk menekan Israel terkait situasi di wilayah Palestina.
Inggris diketahui menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah pemukim Israel di Tepi Barat yang dianggap terlibat dalam kekerasan terhadap warga Palestina. Kebijakan tersebut kemudian memicu kemarahan pemerintah Israel.
Pemerintah Israel menggelar rapat pada Rabu (9/9/2026) untuk membahas langkah balasan terhadap negara-negara yang kemungkinan mengikuti kebijakan Inggris.
Israel sebelumnya juga telah menutup paksa sejumlah kantor diplomatik di Ramallah, yang merupakan ibu kota administratif Otoritas Palestina. Kanada diketahui memiliki kantor misi diplomatik di kota tersebut.
Dengan demikian, keputusan terbaru Israel tidak hanya menyasar satu kantor konsuler, tetapi juga mempersempit aktivitas diplomatik Inggris yang berkaitan dengan Palestina di Yerusalem Timur dan Ramallah.
Editor: Anton Suhartono