Bukan Hanya Manusia, Uang Kertas pun Dikarantina Gara-Gara Virus Korona

Anton Suhartono ยท Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:23 WIB
Bukan Hanya Manusia, Uang Kertas pun Dikarantina Gara-Gara Virus Korona

Bank sentral China mensterilkan dan mengarantina uang kertas yuan untuk mencegah penyebaran virus korona (Foto: AFP)

BEIJING, iNews.id - Otoritas China membersihkan dan mengarantina uang kertas sebagai upaya menghentikan penyebaran virus korona atau Covid-19. Uang merupakan salah satu benda yang paling sering berpindah tangan sehingga berpotensi menjadi media penularan.

Bank sentral China menggunakan sinar ultraviolet atau suhu tinggi untuk mensterilkan uang kertas pecahan yuan. Setelah itu uang menjalani karantina, yakni disegel dan disimpan di tempat tertutup selama 7 hingga 14 hari, bergantung pada tingkat keparahan wabah virus korona di wilayah tertentu.

Setelah masa karantina, uang kertas tersebut akan diresirkulasi. Namun tak dijelaskan berapa banyak uang kertas yang akan disterilkan dan di daerah mana saja.

Wakil gubernur bank sentral China Fan Yifei, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (15/2/2020), mengatakan, pihaknya akan mencetak uang kertas baru bila memungkinkan.

Menurut dia, bank sentral sudah menerbitkan uang kertas baru 4 miliar yuan untuk Provinsi Hubei, pusat penyebaran epidemi, sebelum liburan Tahun Baru Imlek baru-baru ini.

Langlah itu untuk menjamin kebersihan dan kesehatan masyarakat dari paparan virus. Uang yang sudah beredar sebelumnya sangat mungkin terpapar virus karena pernah dipegang penderita.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), virus korona bisa menyebar melalui benda yang terkontaminasi selain kontak langsung dan tetesan dari penderita.

Virus korona telah merenggut 1.536 nyawa di China dan lebih dari 66.000 orang terjangkit hingga Sabtu. Namun jumlah penderita baru yang dilaporkan harian cenderung menurun.


Editor : Anton Suhartono