Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Meriahnya Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Berbagai Negara
Advertisement . Scroll to see content

Cekcok soal Toilet, Profesor Bunuh Istri dan Simpan Mayatnya di Kantor

Rabu, 29 Agustus 2018 - 14:07:00 WIB
Cekcok soal Toilet, Profesor Bunuh Istri dan Simpan Mayatnya di Kantor
(Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

HONG KONG, iNews.id - Kepolisian Hong Kong menangkap seorang profesor atas tuduhan membunuh istrinya. Petugas mendapati mayat perempuan disembunyikan di koper di ruang kerja pelaku di universitas.

Jenazah korban ditemukan dalam kondisi hanya mengenakan pakaian dalam serta lehernya dijerat dengan kabel.

Cerita bermula pada 20 Agustus 2018, pelaku, Cheung Kie Chung (53), melaporkan kehilangan istrinya ke polisi. Profesor di Departemen Teknik Mesin itu mengaku istrinya tak kembali ke rumah setelah mereka cekcok.

Namun polisi tak bisa dibohongi begitu saja. Hasil pemeriksaan CCTV menunjukkan korban ternyata tak kabur dari rumah. Dari rekaman itu pula tampak Cheung membawa kotak kayu besar dari rumahnya.

Lalu, pada Selasa (28/8/2018) sore, polisi menggeledah kantor Cheung, yang jaraknya hanya lima menit berkendara mobil dari rumahnya.

"Ada darah menetes dari koper dan bau," kata pejabat kepolisian setempat, Law Kwok Hoi, dikutip dari AFP, Rabu (29/8/2018).

Menurut Law, korban kemungkinan dibunuh dengan cara dicekik, namun penyebab pasti kematiannya masih menunggu hasil autopsi.

Dalam pemeriksaan, Cheung yang juga ditugaskan sebagai pengawas asrama mahasiswa, mengakui terlibat cekcok dengan istrinya sebelum membunuh. Keduanya meributkan soal toilet yang kotor serta anak perempuan mereka.

Kasus Cheung ini menambah deretan para akademisi di Hong Kong yang terlibat pembunuhan. Sebelumnya, seorang pria membunuh istri dan anak perempuannya dengan cara meracuni mereka dengan gas karbon monoksida yang dimasukkan ke bola yoga.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut